DENTUMNUSANTARA.COM, Sidrap – Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) jurusan Hubungan Internasional, Muh. Trizky Zulhijas kembali mencuri perhatian berkat bakat seni yang dimilikinya. Pemuda kelahiran 6 Februari 2003 itu tampil memukau saat kegiatan pelepasan mahasiswa KKN Unhas oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif di Mogan, Minggu (18/08/2025).
Dalam acara tersebut, Trizky dipercaya membawakan lagu populer “Tabola Bale” dan “Stecu Stecu”. Penampilannya sukses menghidupkan suasana dan mendapat sambutan meriah dari para hadirin. Tak hanya suara emasnya, ekspresi panggung yang energik membuat suasana semakin hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Bakat seni yang dimiliki Trizky bukanlah hal baru. Sejak kecil, ia sudah mahir menari, khususnya tarian K-Pop. Namun, sejak menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Pangkajene, ia mulai beralih ke tari tradisional. Trizky sempat bergabung di Sanggar Pajoge Andino sebelum kemudian pindah ke SMP Negeri 2 Rappang dan melanjutkan konsistensinya di bidang seni tari. Perjalanannya kian matang saat menempuh pendidikan di SMK 2 Gowa (SMKI) sekaligus bergabung dengan Sanggar Katangka Gowa sebagai wadah pengembangan diri dan pelestarian budaya.
Rekam jejak prestasinya pun cukup panjang. Saat duduk di bangku SD, Trizky berhasil meraih Juara 2 lomba menyanyi. Di tingkat SMP, ia kembali mengukir prestasi dengan menjadi juara lomba nasyid dan Juara 2 Lomba Kreativitas Seni Tari di Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan mewakili Kabupaten Sidrap. Berlanjut ke jenjang SMK, Trizky dipercaya mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional pada ajang FLS2N di Bandar Lampung, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan eksistensinya di dunia seni.
Meski memiliki kecintaan mendalam terhadap seni tari dan menyanyi, Trizky tetap bertekad mengejar impiannya di bidang akademik. Keinginannya untuk mengenal dunia internasional membuatnya memilih jurusan Hubungan Internasional di Universitas Hasanuddin. Saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap, ia mendapat dukungan penuh dari Lurah Bangkai, Narso, S.Sos., M.M., termasuk dalam menyalurkan bakat seninya.
Kini, Trizky aktif di berbagai wadah seni kampus dan daerah. Ia tergabung dalam UKM Paduan Suara Mahasiswa Unhas, Sanggar Baji Art, serta Sanggar Tari Tiara. Kemampuannya dalam menari dan bernyanyi tak lepas dari peran kedua orang tuanya. Sang ayah dikenal sebagai pemain musik tradisional, sementara sang ibu adalah penyanyi dan penari tradisional yang akrab disebut “Symphony Kecapi”.
Dengan kombinasi akademik di bidang hubungan internasional dan talenta seni yang kuat, Muh. Trizky Zulhijas diharapkan dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya berprestasi di dunia pendidikan, tetapi juga mampu menjaga serta memperkenalkan seni budaya Indonesia ke kancah internasional.
















